Jumat, 14 Juni 2013

Dongeng Prabu Siliwangi Untuk Anak-Anak





DONGENG PRABU SILIWANGI


Prabu Siliwangi adalah raja di Pajajaran.
Pada suatu hari ia memanggil Kyai Patih. Berkatalah Prabu Siliwangi: "Patih adakah engkau dengar,siapakah yang sekiranya dapat merintangi kedudukan kami sebagai raja?"

Maka sahut Si-Patih: "Dilereng gunung Wanakrama ada seorang pendeta,namanya Hajar Sidik Wacana. Ia itu sangat sakti. Segala yang diita-citakannya terlaksana.

Prabu Siliwangi: "Patih pergilah engkau ke Wanakrama. Ajaklah isteri kami kesana". Ia akan saya suruh berbuat sedemikian rupa,hingga siapa yang melihatnya tau,bahwa ia itu sedang mengandung.

Kemudian suruhlah Ki Hajar menebak,akan melahirkan seorang laki-laki atau perempuankah isteri kami itu. Jawabnya tentulah salah. Pada waktu itu adalah saat bagimu untuk membunuh dia.

Kyai Patih menetapi perintah Prabu Siliwangi. Segera ia berangkat ke Wanakrama. Sang Puteripun turut sera juga.

Diceritakan,bahwa Kyai Hajar Sidik Wacana itu mempunyai  keistimewaan,yaitu tau tentang hal yang akan terjadi.
Kepada murid-muridnya berkatalah ia: " Tiada lama lagi  akandatanglah disini utusan prabu Siliwangi."
Sungguh,tak lama kemudian tibalah Kyai patih dengan Sang Puteri.

Setelah beramah tamah dengan Kyai Hajar, maka berkatalah Kyai patih: "Atas perintah Sang Prabu saya datang kesini.
Yang turut saya ini adalah Sang Puteri Pajajaran. ia kini sedang mengandung.

Saya bertanya kepada Kyai Hajar,anak sang Puteri itu kelak laki-laki atau perempuankah?"

Sambil tersenyum berkatalah Sang pendeta: "ketahuilah,anak Sang Puteri itu laki-laki!"

Mendengar jawaban Kyai Hajar itu Patih tidak sabar lagi.
Segera ia menarik kerisnya dan dengan itu Kyai Hajar ditikamnya!
Seketika itu juga wafatlah Kyai Hajar Sidik Wacana.