Photo Photo Kota Garut Tempo Dulu Dengan Sejarah Singkatnya



garut tempo dulu
KUMPULAN FOTO-FOTO GARUT TEMPO DULU


Berekreasi di Situ Bagendit 
Foto dibuat pada 7 juni 1921



Keberadaan kabupaten Garut dalam struktur pemerintahan Propinsi Jawa-Barat,termasuk Kabupaten yang terbentuk dari gabungan wilayah dari empat Kabupaten,masing-masing Kabupaten Bandung, Kabupaten Sukapura(Tasikmalaya),Kabupaten Sumedang,dan Kabupaten Limbangan,proses penggabungan wilaya terjadi pada tanggal 1 Januari 1901.

Pada tahun penetapan 1913 Kabupaten Limbangan diganti namanya menjadi kabupaten Garut.

Sedangkan penetapan Hari jadi Garut tanggal 17 Maret 1813 yang ditetapkan berdasarkan Perda No.11 tahun 1981.





Group angklung di garut 
foto dibua tahun 1904


Angklung di daerah Kanekes (kita sering menyebut mereka orang Baduy) digunakan terutama karena hubungannya dengan ritus padi, bukan semata-mata untuk hiburan orang-orang. Angklung digunakan atau dibunyikan ketika mereka menanam padi di huma (ladang). 

Menabuh angklung ketika menanam padi ada yang hanya dibunyikan bebas (dikurulungkeun), terutama di Kajeroan (Tangtu; Baduy Jero), dan ada yang dengan ritmis tertentu, yaitu di Kaluaran (Baduy Luar). 

Meski demikian, masih bisa ditampilkan di luar ritus padi tetapi tetap mempunyai aturan, misalnya hanya boleh ditabuh hingga masa ngubaran pare (mengobati padi), sekitar tiga bulan dari sejak ditanamnya padi. Setelah itu, selama enam bulan berikutnya semua kesenian tidak boleh dimainkan, dan boleh dimainkan lagi pada musim menanam padi berikutnya. Menutup angklung dilaksanakan dengan acara yang disebut musungkeun angklung, yaitu nitipkeun (menitipkan, menyimpan) angklung setelah dipakai.




Garut Tempo Dulu
Naik delman di daerah Tarogong Garut
Foto dibuat antara tahun 1900-1940



Sejarah Delman.
Penamaan Delman berasal dari penemunya yakni Ir Charles Theodore Deeleman, seorang insinyur, ahli irigasi yang memiliki bengkel besi di pesisir Batavia (Jakarta sekarang). Penamaan kendaraan yang sama adalah Sado yang berasal dari Bahasa Perancis dos-à-dos yang berarti saling memunggungi.

Istilah lain dalam berbagai bahasa daerah cukup beragam yang sebenarnya merujuk pada wujud benda yang sama. Dalam Bahasa Sunda dikenal dengan istilah Kahar dan Keretek dimana terdapat perbedaannya yakni Untuk tempat naik penumpang pada keretek lebih lebar dibandingkan pada delman yang hanya berukuran cukup untuk satu kaki saja. Selain itu, Delman lebih tinggi dari "keretek".


Berjoged sambil bermain angklung di tepi Situ Bagendit 
disaksikan wanita Eropa phot dibuat bulan Januari 1933


Situ Bagendit terletak di desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut, Jawa Barat, Indonesia. Situ Bagendit merupakan objek wisata alam berupa danau dengan batas administrasi disebelah utara berbatasan dengan Desa Banyuresmi, disebelah selatan berbatasan dengan Desa Cipicung, disebelah timur berbatasan dengan Desa Binakarya, dan disebelah barat berbatasan dengan Desa Sukamukti.