Sejarah Dan Foto-Foto Kelenteng
Di Bandung Tempo Dulu

Dijual Buku Antik dan Langka




VIHARA SATYA BUDHI DI BANDUNG TEMPO DULU 
FOTO DIBUAT TAHUN 1924


Kelenteng pertama di Kota Bandung ini didirikan pada akhir abad ke-19. Hingga kini kelenteng ini masih menjadi yang tertua dan terbesar di Kota Bandung. Sejarah kelenteng ini berawal dari etnis Tionghoa yang hijrah ke Bandung usai perang Diponegoro (1825-1830). Selain menetap dan mencari nafkah, etnis Tionghoa merasa memerlukan tempat berkumpul untuk menjalankan adat, tradisi dan kepercayaan tradisional Cina. Seorang Luitennant der Chinesschen (pemimpin seluruh kawasan etnis Tionghoa) Bandung saat itu, Tan Djoen Liong, memelopori pendirian sebuah kelenteng atau yang disebut juga Miao.






ORANG-ORANG EROPA BEGITU TERKAGUM-KAGUM
MELIHAT KEINDAHAN ARSITEKTUR VIHARA SATYA BUDHI
FOTO DIBUAT ANTARA TAHUN 1920-1921


Dalam pembangunan kelenteng ini,tak tanggung-tanggung Tan Djoen Liong mendatangkan seorang arsitek dan ahli teknik sipil langsung dari Cina. Mereka adalah Chui Tzu Tse dan Kung Chen Tse, yang memang ahli dalam pembuatan kelenteng. Chinese Kerkweg (sekarang Jalan Kelenteng) dipilih sebagai tempatnya untuk mendirikan kelenteng ini.

Jalan Kelenteng saat itu memang menjadi salah satu kawasan Pecinan yang banyak ditinggali etnis Tionghoa. Tan Djoen Liong kemudian menamakan kelenteng ini Shend Di Miao, yang berarti Istana Para Dewa.

Nama ini diambil karena kelenteng ini digunakan sebagai tempat ibadah bersama etnis Tionghoa dari berbagai tempat dengan kepercayaannya yang berbeda-beda. Nama kelenteng ini memang sangat sesuai, mengingat pembangunannya pun didanai secara bersama-sama dari seluruh etnis Tionghoa yang tersebar di Indonesia.






KELENTENG SATYA BUDHI TAHUN 1950


Kelenteng ini sempat beberapa kali berganti nama. Tahun 1917, berganti nama menjadi Xie Tian Gong atau Hiap Thian Kong seiring dengan dilakukannya renovasi pada kelenteng. Penggantian nama kemudian berulang di zaman orde baru. Saat itu sedang marak “pembumihangusan” segala sesuatu yang berbau Cina oleh pemerintah,akibat adanya peristiwa G30S/PKI. Kepercayaan Kong Hu Cu pun berlindung dibawah agama Budha hingga nama kelenteng ini berubah menjadi Vihara Satya Budhi. Baru pada masa kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid, etnis Tionghoa diberi kebebasan dalam menjalankan budaya, tradisi dan kepercayaannya. Nama Kelenteng Xie Tian Gong kembali muncul tanpa menghilangkan Vihara Satya Budhi.






KELENTENG SATYA BUDHI 
DI BANDUNG TEMPO DULU 
FOTO DIBUAT ANTARA TAHUN 1920-1925




Dijual Buku Antik dan Langka Sastra Sejarah Dll
Dijual Majalah Cetakan Lama
Dijual Buku Pelajaran Lawas

Postingan terkait

Saya JAY SETIAWAN
tinggal di kota Bandung. Selain iseng menulis di blog, juga menjual buku-buku bekas cetakan lama. Jika sahabat tertarik untuk memiliki buku-buku yang saya tawarkan, silahkan hubungi Call SMS WA : 0821 3029 2632. Trima kasih atas kunjungan dan attensinya.

Sejarah Dan Foto-Foto Kelenteng
Di Bandung Tempo Dulu

Posting Komentar